Pemasaran Online Menggunakan Video Marketing

Apabila UKM Anda belum menggunakan konten video untuk meraih traffic dan pelanggan baru, berarti UKM Anda tertinggal dalam hal metode pemasaran. Sekadar info, video kini menjadi sebuah platform besar dalam dunia online. Survei tahun 2018 dari perusahaan konsultan Accenture menemukan bahwa 90% konsumen global menonton konten video online.

Website yang sebagian besar kontennya video mengalami peningkatan yang bagus pula. Ada 13 juta pengguna Vine di Twitter, platform video sosial Vimeo baru mengumumkan anggotanya berjumlah 14 juta pengguna, dan platform video raksasa YouTube telah ditonton miliaran kali.

Baca : Peluang Usaha Rumahan 2019

Bagaimana cara UKM bisa memanfaatkan konten video online untuk pemasarannya? Berikut tiga caranya:

Tak hanya mengedukasi tentang merek. Banyak perusahaan membuat video edukasi yang memperlihatkan bagaimana pelanggan bisa menggunakan produk atau menggambarkan aksi layanan dari perusahaan. Konten seperti itu bagus, tapi ada beberapa masalah.

Pertama, kita bisa kehabisan konten karena konten hanya seputar produk dan merek kita. Kedua, video akan terlihat seperti iklan pada umumnya. Sangatlah penting untuk mengingat bahwa ketika konsumen mencari konten video mereka tidak ingin menonton iklan. Mereka ingin sesuatu yang menambah nilai.

Jadi, alih-alih fokus mengedukasi tentang merek kita, coba pikirkan ide-ide pelengkap atau layanan yang bisa digambarkan dalam video untuk para pengunjung situs. Misalnya, sebuah restoran bisa menawarkan video tips memasak.

Pergi ke balik layar. Konten video online adalah sebuah peluang yang menempatkan manusia pada wajah merek. Ketika kita menunjukkan konsumen apa yang terjadi di balik layar pada bisnis kita, maka kita menyadarkan mereka bahwa kita manawarkan lebih dari sekadar produk atau layanan. pengen tau cara daftar paytren? buka di https://leadernasional.com

Ada banyak cara berbeda untuk menghadirkan video di balik layar. Kita bisa membuat serangkaian wawancara dengan pegawai, membuat skenario kegiatan sehari-hari, atau menyoroti ruang produksi atau gudang dan lain-lain.

Menunjukkan apa yang tidak biasa dilihat oleh konsumen adalah sebuah cara untuk membuat UKM kita terlihat menarik melalui konten video online.

Jangan bicara pada diri sendiri. Audiens online percaya pada ulasan konsumen daripada bentuk pemasaran lainnya, misalnya iklan. Jadi, kenapa tidak buat saja video berisi tentang ulasan konsumen? Testimoni dan wawancara pelanggan membuat konten video menarik dan terpercaya di mata para audiensnya.

Ada beberapa cara untuk membuat video testimoni. Kita bisa membuat pengumuman lewat website, email marketing, atau media sosial dan meminta pelanggan mengirimkan video klip – baik seputar produk atau penggunaannya.

Apakah Anda telah menggunakan konten video online dalam pemasaran UKM? Bagaimana Anda menggunakannya? Kami tunggu masukan Anda di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *